Jakarta – Suara Ekonomi

Ramadan adalah bulan suci penuh ampunan yang dijalankan oleh masyarakat muslim di seluruh dunia. Tak terasa bulan penuh berkah ini akan segera berakhir. Banyak amalan yang dapat dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadan untuk menyempurnakan ibadah puasa kita.

Dapat dikatakan bahwa akhir Ramadan merupakan hari istimewa bagi umat muslim. Karena 10 hari terakhir ini merupakan masa atau fase pembebasan dari api neraka. Seperti yang kita ketahui, Ramadan terbagi menjadi tiga fase atau masa. Yang pertama disebut Rahmat, di mana kita menyesuaikan diri dan banyak mendapatkan pahala. Pada fase ini pintu rahmat akan dibuka seluas–luasnya.

Kemudian, fase yang kedua adalah Maghfiroh (Ampunan). Pada fase ini kita harus mengejar ampunan dari Allah SWT. Maghfiroh ini akan diberikan kepada umatnya atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Terakhir, yaitu fase pembebasan dari api neraka sekaligus penutup bulan Ramadan. Maka dari itu, kita diharuskan untuk mengakhiri Ramadan ini dengan meningkatkan amalan ibadah.

Selain itu, adapula malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari 1000 bulan di Ramadan ini. Banyak amalan yang dapat dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadan untuk menyempurnakan ibadah puasa. Berikut beberapa kegiatan atau amalan yang dapat kita lakukan di fase terakhir Ramadan, yaitu:

  1. Bersedekah
Bersedekah Dibulan Ramadan. ( Sumber : Good News From Indonesia )

Bersedekah merupakan kegiatan yang dapat dilakukan selama Ramadan guna menyempurnakan ibadah berpuasa. Seruan untuk bersedekah ini tertuang dalam QS Al–Hadid: 7, yang berarti: “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian hartamu yang telah Allah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang–orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” Karena itu, dengan menyisihkan sebagian rezeki, kita dapat membantu orang sekitar yang lebih membutuhkan.

2. Membayar Zakat Fitrah

Selain bersedekah, membayar zakat fitrah juga dapat membantu penyempurnaan ibadah selama berpuasa. Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dikeluarkan setahun sekali. Biasanya, zakat ini dikeluarkan saat bulan Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hukum zakat fitrah sendiri ialah wajib bagi umat muslim yang mampu.

Hal ini tertulis di dalam surah Al–Baqarah: 110, yaitu “Dan dirikanlah salat dan tunaikan zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala-Nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha melihat apa–apa yang kamu kerjakan.”

3. Melakukan Ibadah Salat Malam

Melaksanakan Ibadah Salat di Masjid. ( Sumber : pinterest/Reddit )

Untuk menyambut malam Lailatul Qadar, kita dianjurkan untuk melaksanakan ibadah salat sunnah. Berbagai macam salat sunnah yang dapat dikerjakan, seperti Tahajud, Taubat, Qabliyah, Badiyah serta Tarawih dan Witir. Apabila kita melaksanakan salat sunnah akan mendapatkan berbagai manfaat, salah satunya pahala.

Seperti yang tertuang dalam HR. Bukhari, “Barangsiapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa–dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  

4. I’ tikaf

I’tikaf merupakan kegiatan berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk beribadah. Kegiatan yang dilakukan adalah berdzikir, membaca Al–Quran, bershalawat dan aktivitas ibadah lainnya. Perintah I’tikaf ini  tertulis dalam QS. Al-Baqarah:125 yang berbunyi: “Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaf, yang ruku’ dan yang sujud.”

Terdapat beberapa adab dalam I’tikaf, yaitu berdoa, berzikir, bersholawat, membaca Quran dan berniat untuk mengharapkan ridho-Nya. Selain itu, terdapat hal yang dapat membatalkan I’tikaf, seperti berhubungan suami-istri, mabuk-mabukan, murtad, haid dan lainnya.  

5. Tilawah Al–Quran

Tilawah Al-Qur’an selama Ramadan. ( Sumber : pinterest/Flickr )

Tilawah Al–Quran merupakan kegiatan yang sering dilakukan selama akhir Ramadan. Di mana kita membaca Al–Quran dengan hati–hati agar dapat memperbaiki bacaan ayat Quran. Selain itu, mampu memahami makna yang disampaikan dari ayat Quran tersebut.

Dalam HR. Imam Tirmidzi, Abu Dawud, dari Abdillah bin Amru bin Ash Radhiyallahu ‘anhuma dikatakan kepada Shahibul Quran.  “Bacalah Al-Quran dan naiklah ke surga serta tartilkanlah (bacaanmu) sebagai mana engkau tartilkan sewaktu di dunia. Sesungguhnya kedudukan dan tempat tinggalmu (di surga) berdasarkan akhir ayat yang engkau baca.”

Bulan suci Ramadan memang akan segera berakhir pada tahun ini. Tetapi, sebelum itu kita dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah puasa. Dengan beberapa aktivitas tersebut, diharapkan dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada sang ilahi.

Reporter : Cut Tiara Risma Yolanda

Editor : Farah Meirizka

BAGIKAN
Berita sebelumyaKetentuan Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Berita berikutnyaKian Melonjak, Utang Negara Melambung Tinggi
LPMSE atau Lembaga Pers Mahasiswa Suara Ekonomi merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang lahir sejak 1986 di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Pancasila Jakarta. Produk LPMSE : Majalah, Buletin, Koran, Tabloid, Lembar Pemberitahuan, Mading, MyCampus, dan lainnya dan kini Majalah Online di www.suaraekonomi.com

LEAVE A REPLY