Kebun Binatang Ragunan kini menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung melalui program “Malam di Kebun Binatang Ragunan”, sebuah inisiatif yang diluncurkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Agustus lalu.
Acara ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan pengalaman berwisata malam hari dengan waktu operasional dari pukul 18.00 sampai 22.00 WIB, tanpa mengganggu kenyamanan maupun aktivitas hewan di Ragunan.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah melakukan kunjungan ke Taman Margasatwa Ragunan yang terletak di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ia menyatakan bahwa pembukaan wisata malam di Ragunan bertujuan untuk memberikan pilihan wisata baru bagi masyarakat Jakarta.
Dilansir dari Detik.com, Pramono mengatakan, “Saya lagi berpikir apakah sudah waktunya Ragunan ini tidak hanya siang, tetapi malam hari juga. Tempatnya lebih bagus dari Safari, bahkan lebih dekat dan orang tidak perlu bermacet-macet ke Puncak,” ujarnya di Ragunan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 14 Agustus 2025.
Beberapa warga pun merespons positif dan ingin segera merasakan sensasi yang berbeda dari biasanya.

Dilansir dari Kompas.com, Arienda selaku salah satu warga mengatakan, “Saya dan suami memang suka jalan-jalan. Begitu tahu kalau Ragunan buka malam hari, kami langsung ajak anak-anak. Selama ini kan selalu datang pagi atau siang. Jadi, ingin tahu kalau malam hari perbedaannya apa,” ujarnya pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Menurut Arienda, hal yang membedakan kunjungan ke Taman Margasatwa Ragunan pada malam hari adalah adanya petugas yang mengawasi situasi. Selain menjaga keamanan lokasi, petugas juga siap memberikan informasi tentang aturan kunjungan.
Taman Margasatwa Ragunan juga telah dilengkapi kamera CCTV di beberapa lokasi, serta adanya Satpol PP Pariwisata yang rutin melakukan patroli guna memastikan situasi tetap aman.
Secara keseluruhan, Arienda berpendapat bahwa pembukaan Taman Margasatwa Ragunan pada malam hari menawarkan pengalaman baru yang sangat menarik untuk dicoba. “Ternyata tidak semua area dibuka dan harus didampingi oleh petugas juga dengan rute yang telah ditentukan. Kalau mau berkeliling, harus naik buggy car dengan petugas ke area khusus hewan-hewan nokturnal,” jelasnya, dikutip dari Kompas.com.
Sementara itu, Kepala Dinas Satwa Liar dan Kehutanan DKI Jakarta, Fajar Sauri, menyatakan bahwa pembukaan Ragunan hingga malam hari bertujuan untuk memperluas akses edukasi tentang satwa liar sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih inklusif.

Lebih lanjut, Fajar mengungkapkan bahwa pelaksanaan Malam di Kebun Binatang Ragunan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kesiapan fasilitas. Selain sebagai sarana edukasi, ia berharap Taman Margasatwa Ragunan dapat menjadi ruang rekreasi yang aman, nyaman, dan sehat.
Dilansir dari Kompas.com, Fajar mengatakan, “Bila berjalan baik, program ini berpeluang menjadi agenda rutin wisata malam kota Jakarta, sebab kota ini butuh ruang publik yang aman dan mendidik,” ujarnya pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Reporter: Abdillah
Editor: Sindy Amelia Permatasari














































