Dari Alumni Untuk Universitas Pancasila

“Peduli Kampus Tiada Putus” begitulah slogan ikatan alumni FEB-UP. Memiliki visi dan misi berupa “Menyatukan Seluruh Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila dengan Bersilahturahmi, Berkarya, Memberikan Kontribusi yang Positif untuk Kemajuan Fakultas Ekonomi dan Bisinis Universitas Pancasila”.

0
173

Jakarta – Suara Ekonomi.

Keluarga Alumni Universitas Pancasila (KAUP) merupakan wadah bagi alumni dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan Universitas. Tidak seperti kacang yang lupa akan kulitnya, para alumni mendirikan KAUP. Dimana KAUP menjadi induk dan terdiri dari komisariat di setiap fakultas.

KAUP adalah organisasi yang mempunyai dasar aturan jelas. “KAUP berdiri sejak lama, ini organisasi legal ada AD-ART nya serta susunan kepengurusannya juga jelas”. Segala kegiatan yang dilakukan oleh komisariat akan dilaporkan pada ketua KAUP Dyang sekarang dijabat oleh Dr. Anang Iskandar, S.H.,M.H,” ujar Pak Ali Bachri, S.E.,M.M. selaku pengurus harian ikatan alumni FEB-UP.

“Peduli Kampus Tiada Putus” begitulah slogan ikatan alumni FEB-UP. Memiliki visi dan misi berupa “Menyatukan Seluruh Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila dengan Bersilahturahmi, Berkarya, Memberikan Kontribusi yang Positif untuk Kemajuan Fakultas Ekonomi dan Bisinis Universitas Pancasila”.

Keanggotaan KAUP, khusus nya FEB berlandaskan rasa sukarela. Hal ini tidak terlepas dari keinginan alumni untuk mengabdi terhadap fakultasnya.  Pembangunan infrastruktur seperti ruang kelas unggulan, ruang kelas internasional, dan taman merupakan bentuk nyata yang diberikan alumni untuk FEB.

“Kami kuliah disini kami juga ingin mengabdi untuk mengembangkan fakultas, harapan besar di periode 2014 – 2019 FEB harus semakin bagus dengan pembangunan yang gencar,” tutur Pak Ali.

Untuk kedepannya alumni juga telah mencanangkan beberapa program.  Diantaranya yaitu anggaran beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, perbaikan perpustakaan yang dapat link dengan internasional, perbaikan kantin, hingga renovasi ruang kelas regular.

Pria berusia 47 tahun ini mengatakan bahwa alumni pasti akan terus membantu membangun. Perkembangan zaman harus  dibarengi pula dengan perkembangan sarana dan prasarana kampus.

Liputan: Erviana Rahayu, Eza Chandra Febrian, Heidy Sailendra, Khalid Aziz