Jakarta – Suara Ekonomi

Buku karangan Asma Nadia ini berlatar belakang mengenai krisis moneter pada tahun 1998. Buku Cinta 2 Kodi ini menceritakan kehidupan seorang wanita yang didera ujian hidup. Pada buku ini akan memberikan unsur percintaan, keluarga, dan juga budaya Indonesia yang kental.

Maksud dari judul Cinta 2 Kodi dikarenakan novel ini diceritakan bahwa untuk mencintai seseorang tidak perlu membara di awal. Alangkah baiknya cukup mencintai seadanya dan biarkan mengalir hingga menjadikan perasaan semakin membukit. Pada novel ini menceritakan seseorang bernama Kartika yang dilahirkan dalam keadaan broken home. Ia terlahir dari ayah yang abusive dan selalu memaki ibunya juga dirinya.

Cover Depan Buku “Cinta 2 Kodi”
Sumber:
Toko Asma Nadia

Kartika dapat tumbuh menjadi anak yang membawa dampak positif serta berprestasi. Sakit hati akibat ayahnya, serta kesedihannya dan ibunya ia jadikan sebagai motivasi untuk berkembang. Karakter Kartika sangat memberikan dampak positif bagi pembacanya, walaupun terlahir sebagai anak broken home.

Pada awal bab diceritakan seorang suami yang memohon pada istrinya untuk melakukan program aborsi janinnya. Janin tersebut merupakan hasil dari ikatan cinta mereka secara halal. Menghayati bagaimana perasaan wanita yang merasa bahagia karena mendapatkan buah hatinya. Namun, keadaan yang memaksanya untuk segera menggugurkan bayi yang berada di kandungannya.

Di pertengahan bab, novel ini mulai dihinggapi bumbu romansa, Kartika mulai merasakan jatuh cinta. Sedikit menggelitik pada bagian Kartika menggunakan analisis swot yang telah ia pelajari. Ia jadikan ini sebagai alat analisis untuk memilih pendamping. Banyak lelaki yang ingin menjadi pendamping hidupnya.

Namun, Kartika terus berdoa dan memilah lelaki yang baik dan tentunya karena Allah SWT. Berkat kesabaran dan kekuatan doanya, ia bertemu Farid untuk dijadikan sebagai pendamping hidupnya. Farid sendiri adalah sosok yang sederhana, ia berperilaku dan berpenampilan apa adanya. Tokoh Farid yang sederhana ini cukup membuat para pembaca merasa jatuh cinta dengan karakternya. 

Selain itu, pada novel ini ditemukan kisah yang cukup mengharukan. Kartika sangat mengerti rasanya terabaikan, terbuang dan merasa tidak percaya diri yang disebabkan oleh orang terdekatnya. Akan tetapi, berkat sosok ibunya lah ia dapat membangkitkan semangat dikala lemah. Ia juga menjadi lebih kuat dan berani untuk mengambil keputusan. Seperti memilih pendamping sebagai tempatnya bersandar, walau hanya memberikan cinta sebesar dua kodi.

Berikut informasi lain mengenai buku Cinta 2 Kodi:

Kelebihan:

  1. Buku ini dapat dibaca oleh hampir seluruh kalangan.
  2. Pada buku ini mengajarkan rasa syukur, ikhlas serta belajar akan pahitnya pengalaman dijadikan sebagai motivasi untuk bangkit kembali.
  3. Buku ini juga memberikan pelajaran bahwa Allah SWT lah tempat kita bergantung.
  4. Cerita romansa pada buku ini dikemas dengan sedemikian manisnya sehingga menarik untuk dibaca.
  5. Sosok Farid yang sederhana dan mampu menjadikan bahunya sebagai sandaran. Ia bukanlah pria yang sempurna, namun akan berusaha untuk menyempurnakan cintanya dengan kekasihnya, yaitu Kartika.
  6. Alur cerita dalam buku ini mudah dipahami dan dikemas dengan bahasa ringan. Serta penjabaran pada setiap karakter yang tegas.

Kekurangan:

Karakter dalam novel ini selalu ingin terlihat baik dan dipandang sempurna sehingga terkesan berlebihan.

Cover Belakang Buku “Cinta 2 Kodi”
Sumber :
 Karousell.com

Judul Buku      : Cinta 2 Kodi

Penulis             : Asma Nadia

Penerbit           : Asma Nadia Publishing House

Tebal Buku      : vi + 378 Halaman, 14 cm x 20.5 cm

Tahun Terbit    : Maret 2017

Reporter: Widya Rizka P

Editor: Farah Meirizka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here