Jakarta – Suara Ekonomi

 Bersatu,bergotong royong,dan bekerja sama merupakan solusi kita dalam mengatasi pandemi covid-19.Pada saat ini di dunia ada 209 negara yang sedang menghadapi permasalah covid-19.Musuh yang di hadapi adalah sebuah penyakit yang di sebabkan virus yang tidak kasat mata.Covid-19 menyebar dengan sangat cepat sehingga World Health Organization (WHO) pada 11 Maret 2020 menetapkannya sebagai pandemi.Data yang telah di kumpulkan oleh John Hopkins University per selasa (14/4) menunjukan jumlah kasus covid di seluruh dunia yaitu telah mencapai 1.911.407 kasus.

       Ada beberapa upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus ini.Prioritas langkah yang dilakukan apabila telah terkena covid-19 maka dengan segera membatasi,menghentikan, dan memutuskan rantai penyebaran covid-19 di masyarakat sehingga tidak menambah jumlah korban jiwa dan bisa menyelamatkan lebih banyak lagi jiwa masyarakat Indonesia.

       Salah satu penyebab cepatnya penularan covid-19 yang paling susah di antisipasi ialah orang yang terkena tanpa adanya gejala atau biasa di sebut dengan Orang Tanpa Gejala (OTG).OTG ini bagaikan orang yang menyebarkan maut dan pembunuh potensial yang mengancam setiap orang yang bertemu dengannya,terutama kelompok orang yang rentan terhadap penyakit (usia lanjut,dan orang yang memiliki penyakit bawaan).

       Ada beberapa upaya yang dapat kita lakukan agar dapat membantu Indonesia memutuskan rantai penyebaran virus covid-19.Ada beberapa isu vaksin telah di temukan,tetapi apabila kita harus mendatangi rumah sakit untuk mendapatkan vaksin tersebut mungkin akan membuat orang orang merasa risih dan takut dikarenakan di rumah sakit adalah tempat tempat orang yang terkena virus tersebut.

      Pemberian vaksin yang menyeluruh adalah salah satu cara untuk mencegah penyebaran covid-19,agar pemberian vaksin tersebut dapat berjalan dengan efektif maka pemberian vaksin tersebut dapat memberikan door to door yaitu dari pintu ke pintu dengan maksud mendatangi setiap rumah untuk agar dapat diberikan vaksin sehingga masyarakat tidak perlu ke rumah sakit untuk mendapatkan vaksin.

      Sekarang social media merupakan influence semua orang kita dapat menggunakan media tersebut untuk mensosialisasikan dan menghibau kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap diri sendiri dan orang lain yang berada di sekitar mereka.Kita bisa lewat campaign kalo di rumah itu penting,misalnya rata rata satu keluarga di satu rumah yaitu ada 5 orang berarti campaign nya dengan “Satu orang di rumah saja dapat menjadi pahlawan yang dapat menyelamtkan nyawa 5 orang yang berada di dalam rumahku”dengan adanya campaign tersebut dan masyarakat melakukannya maka kita dapat menjadi pahlawan bagi keluarga kita sendiri.

     Penanggulangan bencana mempunyai 2 tahapan yaitu pre-disaster(sebelum) dan post disaster(sesudah).Jadi tahapannya mitigasi-preparedness-response-recovery,namun pada saat ini kita tidak mungkin lagi ada di mitigasi karena mitigasi sudah terlambat,sekarang yang bisa akita lakukan adalah response dan recovery.Responsenya bisa volunteer yaitu menjadi seorang sukarelawan yang berhubungan dengan pencegahan penularan covid-19.Dengan menjadi sukarelawan kita dapat memeberikan himbauan untuk terus mencegah dan memutuskan rantai penularan virus tersebut,selain untuk mencegah dan memutuskan rantai penyebaran maka kita dapat mempunyai teman dan kenalan baru sehingga mood kita menjadi Bahagia dan mempengaruhi kepada imun tubuh kita yang semakin kuat untuk mencegah tertularnya virus tersebut.

Penulis : Ahnaf Musyaffa Annajmi

BAGIKAN
Berita sebelumyaRevenge Porn dan Tindak Kejahatannya
LPMSE atau Lembaga Pers Mahasiswa Suara Ekonomi merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang lahir sejak 1986 di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Pancasila Jakarta. Produk LPMSE : Majalah, Buletin, Koran, Tabloid, Lembar Pemberitahuan, Mading, MyCampus, dan lainnya dan kini Majalah Online di www.suaraekonomi.com

LEAVE A REPLY