Jakarta – Suara Ekonomi

Air terjun atau biasa disebut curug adalah suatu keindahan alam yang alami. Biasanya,curug ini banyak ditemukan di kaki gunung, termasuk salah satunya di Gunung Salak. Terdapat berbagai macam curug yang bisa dijadikan sebagai tempat wisata.

Berikut keindahan Curug Gunung Salak yang dapat wisatawan dan pendaki kunjungi:

1. Curug Ngumpet

Pemandangan Curug Ngumpet (Sumber:bogor.pojok1.id)

Adalah salah satu curug di Gunung Salak yang juga berada di Kecamatan Pamijahan, lebih tepatnya di daerah Desa Gunungsari. Curug Ngumpet memliki ketinggian 45 meter, dengan debit air yang cukup besar. Dari pintu masuk, Curug Ngumpet ini hanya berjarak sekitar 200 meter. Butuh waktu kurang lebih sekitar 15 menit dengan berjalan kaki, untuk menuju curug ini.

Terdapat hal menarik dan unik, yaitu adanya sebuah kolam alami yang memiliki air sangat jernih. Saking jernihnya, keindahan dari dasar kolam Curug Ngumpet tersebut dapat terlihat. Dengan keindahan dan kejernihan tersebut, membuat para wisatawan betah untuk berlama-lama berada di sana. Namun perlu hati-hati juga, jika ingin berlama-lama di Curug Ngumpet, terutama saat musim hujan.

2. Curug Seribu

Pemandangan Curug Seribu (Sumber: duniakepariwisataan.wordpress.com)

Alasan Curug ini dinamai Curug Seribu, karena memiliki tinggi sekitar 100 meter dan berada di ketinggian 1.050 mdpl. Curug Seribu memiliki pemandangan yang indah dan cukup menantang untuk dijadikan trekking. Oleh karena itu, tempat ini menjadi favorit bagi para wisatawan. Curug ini berada di Kecamatan Pamijahan, akses menuju ke curug ini memang cukup sulit. Wisatawan harus menempuh jarak kurang lebih 5 km, dengan trek menanjak yang cukup tinggi.

3. Curug Cihurang

Pemandangan Curug Cihurang (Sumber: duniakepariwisataan.wordpress.com)

Curug Cihurang adalah salah satu curug yang tidak jauh dari Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Meski tidak terlalu tinggi, namun yang menarik perhatian adalah keberadaan hutan pinus disekitar curug. Hal tersebut membuat udara di curug ini makin sejuk dan pemandangan yang tercipta juga sangat indah. Dan lebih asiknya lagi, di sekitar Curug Cihurang ini terdapat area camping. Maka, wisatawan dapat mendirikan tenda untuk menikmati keindahan pemandangan Curug Cihurang dalam waktu yang lama.

4. Curug Cigamea

Pemandangan Curug Cigamea (Sumber: duniakepariwisataan.wordpress.com)

Curug Cigemea ini adalah salah satu curug yang mudah diakses oleh para wisatawan. Curug Cigamea berada sekitar 2 km dari Curug Ngumpet. Mempunyai karakteristik sama dengan Curug Ngumpet, yaitu memiliki kolam alami pada air terjunnya. Maka, tak heran kalau banyak wisatawan yang datang ke curug ini untuk berenang dan berendam. Meski ketinggiannya hanya 40 meter, justru membuat curug ini dijadikan tempat yang asik untuk bersantai.

5. Curug Nangka

Pemandangan Curug Nangka (Sumber: duniakepariwisataan.wordpress.com)

Curug Nangka berada di kaki Gunung Salak, tepatnya di ketinggian 750 mdpl. Curug ini cukup banyak menarik perhatian para wisatawan. Walaupun tidak terlalu tinggi, curug ini memiliki keistimewaan yaitu, terdapat dua air terjun tersembunyi. Sehingga, curug ini banyak diincar oleh para wisatawan.

Selain itu, terdapat juga Curug Daun dan Curug Kawung. Tak hanya itu, di sekitaran Curug Nangka juga dilengkapi dengan gardu pandang. Sehingga, cocok untuk wisatawan yang tidak ingin berbasah-basahan dan lebih memilih menikmati keindahan pemandangan.

6. Curug Pangeran

Pemandangan Curug Pangeran (Sumber: duniakepariwisataan.wordpress.com)

Curug Pangeran juga termasuk salah satu yang memiliki kolam alami di bawah air terjunnya. Curug ini memiliki kedalaman kolam mencapai 5 meter. Selain memiliki kolam alami, Curug Pangeran juga memiliki area camping. Dimana para wisatawan yang ingin menghabiskan malam-nya, dengan ditemani suara gemercik air terjun.

Rute perjalanan untuk mencapai ke Curug Pangeran ini memang cukup terjal. Dalam arah tersebut, wisatawan akan menemui jalur menanjak sejauh 200 meter. Jadi,pastikan untuk menyiapkan fisik yang bugar, sebelum berkunjung ke Curug Pangeran ini.

Reporter : Nadya Aurelia

Editor : Jioti Nurhaliza

LEAVE A REPLY