Jakarta – Suara Ekonomi

Mahasiswa/i angkatan 2018 FEB-UP mengadakan kegiatan “Inaugurasi 2019”. Dengan mengangkat tema “Saturnalia”, acara ini merupakan bentuk simbolis perayaan pelepasan almamater yang selama satu semester telah mereka kenakan. Seluruh rangkain acara dilangsungkan pada tanggal 22 Februari 2019.

Kegiatan ini merupakan program kerja SEMA FEB-KMUP. Dimana dalam pelaksanaan kali ini menjadi inaugurasi ke-18 yang sudah diadakan. Sebelumnya pada acara PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) SEMA FEB-KMUP mewajibkan kepada seluruh mahasiswa baru untuk mengenakan almamater selama satu semester.

Tujuan utama diselenggarakan inaugurasi ini adalah sebagai ajang untuk mempererat angkatan 2018. “Kita ingin menunjukkan bahwa kekeluargaan angkatan 2018 ini bisa erat manjadi satu,” tutur Auliya Cita selaku Ketua Pelaksana Inaugurasi 2019.

Auliya Cita selaku Ketua Pelaksana Inaugurasi 2019

Rangkaian acara dalam Inaugurasi 2019 terbagi menjadi dua, yaitu acara formal dan nonformal. Dalam acara formal meliputi workshop entrepreneur yang mengusung tema “Menciptakan Pengusaha Muda yang Mandiri dan Berdaya Saing Secara Mandiri Bersama E-Print”. Sedangkan untuk acara nonformalnya meliputi pementasan musik dan entertaint yang dibawakan oleh mahasiswa angkatan 2018, UKM PEAD, serta DJ Prayoga yang menjadi guest star dalam kegiatan ini.

Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta dikenakan biaya Rp. 120.000,-. Dengan jumlah biaya tersebut nantinya peserta akan mendapatkan sertifikat, t-shirt inaugurasi, makan, photobooth, serta penampilan entertaint dan musik. Acara ini berlangsung mulai pukul 11.00 – 18.00 di Aula lt. 4 serta dilanjutkan pada pukul 19.00 – 22.00 di Taman FEB-UP untuk acara puncaknya.

Auliya cukup senang melihat antusiasme mahasiswa/i dalam menngikuti Inaugurasi 2019 ini. “Kalau dilihat dari inaugurasi yang sudah diadakan sebelumnya, inaugurasi kali ini mengalami peningkatan dari jumlah pesertanya. Saya pun jadi lebih pede dalam menjalaninya,” ujar mahasiswi S1 Akuntansi ini.

“Hambatan pasti ada. Misalnya seperti kita kan ada yang melaksanakan di outdoor, jadi kita harus punya rencana kalau nantinya ada terjadi sesuatu. Untuk antisipasinya, kita hanya menyiapkan teknis-teknisnya dengan sebaik mungkin saja sih,” jelas Auliya menganai hambatan dalam kegiatan yang ia adakan.

Auliya berpesan kepada teman-teman yang juga satu angkatan dengan dirinya. “Walaupun sudah melepas almamater, jangan lupa dengan universitas. Maksud dan tujuan melepas almamater itu bahwa kita hanya melepas status mahasiswa baru. Bukan berarti melupakan peraturan apa yang sudah ditetapkan oleh universitas”.

Reporter: Anisa May

Editor: Arif Himawan

LEAVE A REPLY