Langkah Awal SEMA FEB-UP Wujudkan Pengabdian Masyarakat

0
81

Jakarta – Suara Ekonomi

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila (FEB-UP) telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Madrasah Ibtidaiyah AS SAIDIYAH Cikembar, Desa Antajaya, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Bogor. Kegiatan sosial ini diadakan pada hari Rabu-Kamis 17-18 Juli 2019 & Senin 22 Juli 2019. Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu program kerja dari Senat Mahasiswa (SEMA) FEB-UP.

Kegiatan yang diadakan oleh SEMA ini merupakan salah satu perwujudan dari Tri dharma Perguruan Tinggi poin ketiga. Yakni pengabdian kepada masyarakat. Rangkaiannya diisi dengan melakukan berbagai kegiatan positif. Hal ini dilakukan untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu mahasiswa harus mampu bersosialisasi dengan masyarakat dan mampu berkontribusi nyata.

Tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu agar mahasiswa dapat berperan langsung terhadap kehidupan masyarakat. Bakti sosial ke panti asuhan merupakan rencana awal yang semula digarap SEMA, tetapi muncul ide lain untuk membuatnya berskala lebih besar. Selain itu panitia menginginkan kegiatan sosial yang berbeda dari umumnya. “Program kerja dari SEMA sebelumnya hanya mengacu kepada proses pendidikan, pelatihan, edukasi dan semacamnya. Kita ingin sesuatu yang terjun langsung ke masyarakat, akhirnya dibuat lah pengabdian masyarakat ini,” ujar Sofyan Hadi Lubis selaku ketua SEMA FEB-UP.

Salah satu cara SEMA mewujudkan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah dengan pemberian edukasi. Relawan yang memberikan pengajaran kepada siswa-siswi di Desa Antajaya tersebut adalah para mahasiswa FEB-UP.

Pada kegiatan Pengabdian Masyarakat kali ini ada sekitar 35 sampai 40 mahasiswa yang ikut berpartisipasi. Sedangkan jumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah AS SAIDIYAH ada sekitar 114 siswa. Para relawan akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk memberikan edukasi pada siswa kelas 1 hingga 5 SD.

Lokasi kegiatan ini dipilih berdasarkan tempat bakti sosial yang sebelumnya pernah dikunjungi UKM Talaseta. “Kita memilih lokasi ini karena sebelumnya UKM Talaseta pernah melakukan kegiatan disini. Jadi bisa sekaligus menyambung tali silaturahmi,” tutur Gustiawan Wibisono selaku ketua pelaksana kegiatan.

Acara ini tidak hanya dijalankan oleh kepanitiaan SEMA saja, tetapi ada juga kontribusi dari tiap perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Beberapa mahasiswa umum juga ada yang ikut menghadiri kegiatan tersebut. “Mahasiswa-mahasiswa ini cukup membantu dalam bidang pembangunan dan edukasinya. Cuma untuk mahasiswa umum itu sifatnya sukarela, jadi kalau ada yang mau ikut silahkan, kalau tidak juga nggak masalah” tambah Gustiawan.

Sebagai program kerja yang diadakan pertama kali oleh SEMA, Sofyan mengatakan ada beberapa kendala yang dialami. Seperti kurangnya pengarahan kepada tiap divisi. “Kendalanya ada saat pra pelaksanaan acara dan koordinasi yang kurang. Kalau untuk proses perencanaan sudah matang, hanya kurang di kordinasi,” ujarnya.

Reporter: Danna, Nuel, & Dinda

Editor: Anita Permata S

LEAVE A REPLY