Jakarta – Suara Ekonomi

Siapa yang tidak tahu mie Aceh? Makanan ini berasal dari Nanggroe Aceh Darussalam atau yang biasa kita kenal dengan sebutan Aceh. Mie pedas dengan irisan daging sapi, domba atau makanan laut seperti udang dan cumi ini dapat dinikmati dalam dua jenis. Yaitu tumis dan kuah. Tidak ada perbedaan yang mencolok diantara keduanya, hanya saja pada ada dan tidaknya kuah. Mie khas kota yang sering disebut serambi Mekkah ini berbeda dari mie pada umumnya.

Pasalnya mie Aceh cenderung berwarna kuning dengan bentuk yang tebal dan pipih. Kuahnya pun  berupa sup kari kental gurih dan pedas. Biasanya ditaburi kacang dan bawang goreng, serta disajikan dengan emping dan potongan bawang merah.

Mie Aceh Dengan Topping Kepiting (www.notepam.com/resep-mie-aceh)

Jika pergi ke Aceh, tidak lengkap rasanya kalau belum mencoba mie yang kaya akan bumbu rempah- rempah ini. Restoran mbak pini yang berada di Jl. Blangkejeran-Kutacane kecamatan Badar desa Kampung Melayu adalah pilihan yang tepat. Selain harganya yang terjangkau, dan pelayanannya yang sangat ramah, tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas free wifi. Tempat makan yang berada di dekat persawahan ini beroperasi mulai pukul 10:00 hingga 22:00 .

Bagi kalian yang sangat menyukai makanan mie khususnya makanan khas Aceh yang satu ini, kalian dapat membuatnya dengan mudah tanpa harus pergi ke Aceh nya lho! Selain rasa lezatnya, ternyata proses pembuatannya terbilang cukup mudah. Inilah beberapa langkahnya.

  1. Siapkan wajan dan panaskan minyak. Masukkan bawang merah, bawang putih, dan bumbu halus (7 buah cabai merah, 7 siung bawang putih, 1 cm jahe, 3 butir kemiri, ¼ sendok teh ketumbar dan jinten, 3 butir adas manis dan kapulaga, ½ cm kunyit, 1 sendok teh merica bubuk)
  2. Masukkan daging sapi atau daging domba dan udang. Aduk rata hingga warna daging dan udang berubah
  3. Masukkan kaldu, tunggu sampai mendidih. Tambahkan kol, daun bawang, daun seledri, dan garam. Masak hingga kaldu menjadi kental.
  4. Masukkan taoge dan tomat. Aduk. Tambahkan kecap manis dan kecap asin.
  5. Selanjutnya, masukkan mie basah (yang sudah disiram dengan air panas sebelumnya) aduk sampai rata
  6. Jika sudah mendidih, angkat masakan dan pindahkan ke piring atau wadah.
  7. Taburkan kacang dan bawang goreng. Jangan lupa tambahkan emping dan potongan bawang merah.
  8. Mie Aceh siap dihidangkan.

Wah mudah dan cepat bukan? Yuk dicoba! Siapa tahu kalian bisa memiliki restoran mie Aceh.

Reporter: Adlena Yolanda

Editor: Winda Maharani

BAGIKAN
Berita sebelumyaJangan Sepelekan Dampak Depresi
Berita berikutnyaPesona Keindahan Pulau Tinalapu
LPMSE atau Lembaga Pers Mahasiswa Suara Ekonomi merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa yang lahir sejak 1986 di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Pancasila Jakarta. Produk LPMSE : Majalah, Buletin, Koran, Tabloid, Lembar Pemberitahuan, Mading, MyCampus, dan lainnya dan kini Majalah Online di www.suaraekonomi.com