Kebakaran terjadi di Mal Ciputra Cibubur, Kota Bekasi, pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 13.40 WIB. Insiden tersebut memicu kepanikan pengunjung yang sedang beraktivitas di dalam pusat perbelanjaan dan membuat ratusan orang berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, seluruh pengunjung dan karyawan dapat dievakuasi dengan aman.
Peristiwa ini, pertama kali diketahui ketika asap hitam pekat terlihat membumbung dari bagian depan bangunan. Api muncul di area kanopi dekat papan reklame, sehingga menarik perhatian warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas. Dalam waktu singkat, suasana di dalam gedung berubah tegang, setelah alarm darurat berbunyi dan petugas keamanan meminta pengunjung segera menuju pintu evakuasi.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, langsung menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Dua unit mobil pemadam diterjunkan untuk melakukan penanganan. Komandan regu pemadam, Rusmanto, menyatakan bahwa respons dilakukan secepat mungkin guna mencegah api merambat ke bagian dalam gedung, “Dua unit langsung kami kerahkan begitu laporan masuk dan fokus utama adalah melokalisasi titik api,” ujarnya dikutip dari detikcom.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Namar Naris, menjelaskan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari percikan saat pekerjaan pengelasan pada pemasangan logo di bagian luar bangunan. Percikan tersebut diduga menyambar material mudah terbakar di sekitar kanopi hingga akhirnya menimbulkan kobaran, “Penyebab sementara diduga percikan las yang mengenai bagian reklame,” ujarnya.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 14.22 WIB setelah proses penyiraman berlangsung intensif. Area yang terdampak diperkirakan seluas delapan kali enam meter dan tidak merembet ke dalam pusat perbelanjaan. Meski demikian, asap tebal sempat memenuhi beberapa titik sehingga pengunjung memilih meninggalkan lokasi lebih awal.

Aparat masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan sumber api, serta mengevaluasi prosedur keselamatan kerja di lokasi proyek. Manajemen pusat perbelanjaan menyatakan akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas teknis yang berpotensi menimbulkan risiko. Sementara itu, operasional mal sempat dihentikan sementara untuk memastikan kondisi aman sebelum kembali dibuka bagi masyarakat.
Kebakaran di Mal Ciputra Cibubur menambah daftar insiden yang melibatkan pekerjaan konstruksi di ruang publik. Otoritas mengimbau pengelola gedung agar menerapkan standar keamanan ketat demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Penulis: Tim Redaksi LPM Suara Ekonomi












































